Saat menemani orang melihat rumah, saya menyarankan tiga pemeriksaan dasar. Pertama, kondisi fisik bangunan: dinding, atap, plafon, sirkulasi udara, serta saluran air. Kedua, dokumen: mintalah bukti kepemilikan dan cocokkan data dengan dokumen resmi. Ketiga, lingkungan: periksa akses jalan, penerangan, dan aktivitas di sekitar lokasi.
Tidak semua persoalan bisa diketahui dari foto. Karena itu survei langsung tetap penting, terutama untuk rumah bekas atau bangunan yang telah direnovasi. Jika perlu, libatkan profesional bangunan dan pihak hukum yang relevan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan daftar pemeriksaan, proses memilih rumah menjadi lebih terarah daripada sekadar mengandalkan perasaan cocok pada kunjungan pertama.
Masih cari rumah yang cocok?
Tanyakan pilihan properti yang sesuai lokasi dan anggaran Anda, lalu kita atur jadwal survei.
Diskusi via WhatsApp ↗